Sabtu, 29 Oktober 2011

Cinta Kalian Meneduhkanku

Ini sebuah kisah manis yang ingin ku bagi pada sahabat blogku yang baik hati. Kisah manis yang kutemui di tengah acara Bakti Masyarakat yang diadakan oleh Keluarga Besar Mahasiswa yang dikoordinir oleh Badan Eksekutif Mahasiswa di kampusku yang dilaksanakan di desa Jabungan, Banyumanik.
Semoga menjadi hikmah ^-^

Kala surya memedarkan cahayanya, kala langit berbagi warna biru elegan bersama awan yang berarak pelan di serambi langit. Siang itu di sebuah desa di Kecamatan Banyumanik sekumpulan mahasiswa mondar – mandir dengan motor mereka masing – masing membawa segala keperluan untuk menunjang acara yang mereka adakan.

Semangat Part 2

Begitu banyak jawaban dari keluhanmu jika kamu mau membacanya. Mau merenunginya, bahwa sesungguhnya Al Qur’an adalah kitab paling sempurna yang membawa kebenaran yang Haq. Keluhanmu terjawab tuntas di sini.  Apa yang membuatmu tak bersemangat saudaraku? Saudariku?
Karena aku tidak juga mendapatkan yang aku idamkan !
Masa sih?

Semangat Part 1


Semangat!
Ukhtii, semangat! Akhii Semangat!
Kawankuuu semangat yaaa! Cemangat!

Sepertinya kata yang tidak asing lagi ya?
Sering terucap untuk memberikan dorongan dan dukungan pada mereka sahabat kita, teman, dan saudara – saudara kita. Right?
Nah sebenarnya apa itu semangat ya?
Akan muncul banyak definisi jika ditanya apa itu semangat. Salah satunya, semangat diartikan sebagai stimulus yang kuat dalam diri kita untuk berkreasi dan bercita-cita.  Stimulus adalah refleksi dari dalam diri yang mempu mendorong kita untuk bertindak  alias memacu kita untuk maju, melangkah yang membuat kita bisa berkreasi dan mewujudkan cita – cita. Dengan adanya semangat, kita tidak akan malu untuk bermimpi. Menampilkannya secara visual dalam angan dan benak karena seiring dengan tampilan visual yang terbentuk, kita juga mengiringinya dengan stimulus untuk mewujudkannya. Bukan hanya sekadar omong dan talk more saja. Tapi wujud nyata..

Selasa, 18 Oktober 2011

Dalam diam ini aku menangis

Ketika bau tanah menyergap sore ini, ketika hujan mulai turun petang ini
Ku bisikkan salam Rindu padamu ya Nabi, Pembawa cahaya di malam sunyi

Ya Robbana Tuhan Yang Kuasanya tiada tandingan, saksikanlah,
Hari ini kala yang lain masih terlelap dalam tidur
Kala yang lain tersuruk dalam kesenangan dunia yang tiada akhir
mereka berjajar dengan rapi, berserah dalam pasrah

Jumat, 14 Oktober 2011

Merumuskan Visi dan Misi

Ada dua orang pemimpin. Sebut saja Anwar dan Muksin. Anwar memimpin 500 orang. Demikian juga Muksin. Masing-masing merupakan pemimpin yang baik dan disukai. Anwar, sebagai kepala rumah sakit memimpikan agar ke 500 orang tadi akan menjadi orang-orang yang berjiwa wiraswasta dan bersama menghasilkan sebuah rumah sakit terbaik di negaranya. Muksin juga seorang kepala rumah sakit, bagi Muksin hal yang terpenting adalah agar rumah sakitnya stabil dan berjalan rutin.

Menurut Anda, apakah kualitas kedua pemimpin tadi berbeda?



Nantikan aku di titian waktu

Setetes embun jatuh ke dalam kubangan danau
Bergetar membentuk lingkaran - lingkaran bergelombang
Menyebar hingga tepi danau.
Menyentuh hingga dalamnya relung yang terpasung


Jumat, 07 Oktober 2011

Seluet cinta Islami Chapter 2 [Do'a di balik tirai]

Ya Robbana,,,
Yang Memiliki hati dari setiap yang bernyawa…Sepenggal harap yang tiada pernah surut, pertemukanku dengan seseorang yang mencintai-Mu, mengharap ridho-Mu, yang memompa semangatku untuk terus berlajut, Memunajat pada-Mu yang selalu mendengar

Share, Care 'n Pray

All about SHARE :)
Hallo, friend…
Now I will share about something that we usually forget about it!

CARE? apa sih CARE itu???
Kata  ini begitu sering didengungkan oleh kita. Benar, tidak hanya di kelas bahasa inggris saja tapi juga dipercakapan sehari – hari. Care atau yang biasa kita sebut dengan kata peduli. Peduli?
Peduli pada teman kita, peduli pada lingkungan. Hmmm… banyak kata peduli yang terucap.
Sudahkah kita peduli?
Sudah?
Yakin?

Journey

Sepanjang jalan yang kita lalui,
kita torehkan sepenggal asa dalam cat berwarna yang mengkilap nan bercahaya…
Sepanjang jalan yang terlewati,
kita goreskan bekas langkah berlumpur yang membekas dan mengikuti setapak langkah yang terseret…
Jejak langkah kita mengaung deram di tengah keramaian sorak nafas manusia …