Minggu, 30 Desember 2012

Aku pun mulai jatuh cinta

Ketika cinta tak sebatas kata
maka inilah wujudnya ...

Sebuah cerita yang semoga menginspirasi..

Hari ini aku datang pada sebuah kajian rutin bulanan diajak oleh murrobiku, awalnya aku kesal, dongkol karena telah salah masuk kandang. Salah tempat, salah forum. aku tak mau terwarnai politik dan ini membuatku tak suka kajian ini pada awalnya. Setelah satu jam merutuki diri, kesal, ingin kabur, ingin pergi dan materi yang terus mentaal namun akhirnya aku bisa jinak dan diam ketika sampai di materi kedua.
Materi yang kedua dibawakan oleh Ustadzah Nur Jannah, salah satu teman dari Bunda Yoyoh. Beliau membawakan materi bertema Dakwah Fardiyah. Materi ini sudah pernah di sampaikan di tahun keduaku di Semarang oleh Mba Inum. Namun beliau membawa dengan ilustrasi yang berbeda. Menohok. Menampar.

Jumat, 28 Desember 2012

Bocah - bocah yang kuingat

Sepanjang malam ini aku berusaha keras mengingat orang - orang yang pernah berbicara tentang teman. aku berusaha mengingat adakah teman yang tidak selalu menorehkan rasa sakit? adakah teman yang menorehkan kenangan manis? Normalnya aku punya dan aku berusaha keras mengingat begitu banyak nama orang pernah bersliweran dan mulai mencari adakah dan adakah..

Mencoba keras meyakini bahwa :"Teman tidak selalu ada di setiap waktu kita, tapi dia ada ketika kita membutuhkannya."

Berusaha mencari bahwa kenanganku tentang pertemanan tidak semuanya buruk. Mencari teman nyata dan kenangannya. 

Kamis, 27 Desember 2012

Badai salju di kamar yang panas

Terkadang aku berfikir untuk tidak tahu.
Terkadang mending kita acuh dan buta akan informasi
Terkadang lebih baik tidak mengerti...

Mengerti kadang terasa menyakitkan
Memahami terkadang lebih pedih dari pemaksaan
Mendengar serasa ditusuk di ulu hati
Melihat serasa dibutakan dari dalam diri

Cukup!
Sudah Cukup!
Kau BUKAN anak - anak lagi
Jadi cobalah membuka hatii

Kau sering diam dan berkata tak perlu kau tahu
Namun mengapa sekali kau bicara kau tak mau tahu?
Tahu kalau ucapanmu sering membuat pilu?
Tahu kalau aku begitu ingin dekat denganmu?

Cukup !
aku rasa ini sudah cukup !
Kita tak cocok, Kita tak bisa cocok
Seperti air dan minyak yang begitu mencolok

Larilah pada saudaramu, saudara yang begitu kau banggakan
Aku memang bukan saudaramu, bukan teman yang kau harapkan
Sibukkan saja hari - harimu dengan telpon, aku seolah tuli dan tak mendengarkan
Membohongi diri seolah aku sibuk padahal kesepian!

Lakukanlah aku sudah jengah
Jengah bingung bagaimana agar aku baik bagimu
Agar aku bisa menjadi teman yang baik bagimu
Aku lelah

Aku lelah berfikir, apa obrolan yang bagus untukmu
Aku lelah mencari, apa berita terkini yang cocok untukmu
Aku lelah, menjadi aku yang bukan aku!
Hanya untukmu, untukmu saudaraku..

Aku perang batin,
aku perang batin

Aku tahu tak seputih saudaramu
Aku tahu aku kotor seperti lumpur dan debu
Aku tahu aku tak secerdas dirimu
Aku tahu aku tak sebaik temanmu
Aku tahu aku tak serespect sahabat - sahabat setiamu
Namun tak bisakah sedikit kau menghargai usahaku?
sedikit saja apakah kau tak mampu?
Sedikit saja sulitkah itu bagimu?

Ya Illahi, kau lebih mengerti dua hati ini
Kau lebih memahami yang terbaik bagi kami
Lapangkan hati ini selapang lautan
Hingga  bisa menelan 
segala sesuatu sekalipun menyakitkan

Ya Robbiii
Aku diambang batas putus asaku
Aku tahu kau menyertai, namun di sisi ini aku tergugu
Aku harus bagaimana Robbiii?


Lihazna di batas sesak nafas

Senin, 24 Desember 2012

Ketika bayangan itu muncul kembali

lihanza autumn leaves
Sebuah catatan di akhir musim gugur ...

Aku Yakin, Tidak ada suatu hal yang kebetulan. Semua, segala sesuatu bahkan daun yang jatuh pun atas kehendak Alloh Subhanahu wa ta'ala. Sebagaimana tercantum dalam Al Qur'an.
[lihazna on autumn leaves]

Aku berfikir akhir - akhir ini, bahwa Alloh akan terus menguji hambanya dengan ujian yang sama hingga hamba tersebut benar - benar telah siap untuk naik kelas. terus dan terus. Untuk mengokohkan diri sang hamba dan juga untuk menguji kesungguhan sang hamba untuk berubah . Masa transisi. Masa penuh ujian kesanggupan diri.

Jumat, 21 Desember 2012

Kuncup Bunga Harapan

**dedicated to all women who are or will become mothers**

Ibu, sudah 20 tahun kuncup kecil ini kau besarkan
Dengan didikan, keluhuran, kelembutan
Ibu, sudah 20 tahun waktu berjalan 
20 tahun sudah kuncup bunga itu kau besarkan

Bunga yang kau harapkan bukan sebatas cantik 
Bunga yang tak sekadar penghias taman 
Bunga yang tak sekedar pemanis ruangan
Tapi Bunga yang yang juga berhati apik
Bunga yang dapat kau andalkan
Bunga yang dapat kau banggakan

Kuncup bunga yang kau besarkan itu..
Kuncup bunga yang kau didik itu
Kuncup bunga yang kau harapkan itu
Kuncup bunga itu adalah aku


Aku, aku yang kau harapkan
Aku, aku yang kau besarkan,
Aku akulah kuncup bungamu
Dan aku tahu harus menjadi apa aku...

Lihazna at Office, 21 Desember 2012
Hari usai ajang 'ngambek' berlalu
:(

Kamis, 20 Desember 2012

Kuncup pertama di musim semi

Saat embun pertama jatuh ke tanah
Saat kuncup bunga mulai merekah
Saat angin dingin mulai berlalu
Saat rumput mulai bebas dari salju
Saat sungai beku mulai mencair
Saat air mulai mengalir

Saat musim semi mulai melangkah
Saat desir angin mulai menembus aliran darah
Saat benihnya mulai tertanam,
saat itulah malam terasa temaram
Tiada gelap tiada suram
Hanya temaram 

Saat siang mentari menyapa
membuka salam hangatnya udara
membuka harap untuk mekar dan berbunga
Membuka harap untuk menghangatkan segala

Kuncup kecil mulai tumbuh merisaukan 
Benih yang mulai tumbuh meresahkan
Kuncup pertama di musim semi,
Kuncup harapan yang terlalu dini,


Lihazna at  Office, 20-12-2012
-langit siang yang apik, langit sore yang mendung-

note :
Seri pertama musim semi,
Musim semi identik dengan berlalunya musim dingin
saat makhluk yang hibernasi mulai bangun 
saat mentari mulai menampakkan diri



Senin, 17 Desember 2012

Autumn Leaves Part 2

--Dandelion Hurricane--

Dahulu sekali, seseorang pernah bertanya padaku, "Mengapa harus dandelion hurricane?"
Aku tak pernah menjawab dengan penjelasan, hanya bisa tersenyum karena malas menjelaskan. Toh dijelaskan juga belum tentu mengerti makna asli mengapa di pilihnya nama ini..

Sekarang mumpung sedang berbaik hati, akan ku jelaskan..

Sejarah aku mengenal dandelion
Dandelion (aku tidak peduli nama latinnya apa) adalah sebuah rumput yang tumbuh liar (tidak ditanam) di tanah lapang. Aku pertama kali menemukannya usia 5 tahun di sawah milik tetanggaku. Saat masih muda, bunga dari rumput ini berwarna kuning, merekah dan mekar anggun... kemudian ketika sudah tua dan benihnya matang perlahan kelopaknya memutih dan mudah terhempas angin.
Pernah menonton film dengan adegan meniup bunga berwarna putih di padang rumput? mungkin, bunga putih itu adalah dandelion.
Saat aku memasuki kelas 6 SD, pelajarn IPA menyebutnya sebagai salah satu perkembangbiakan tumbuhan yang unik, menemani cocor bebek dan sistem penyerbukan. Benih dandelion disebarkan dengan perantara angin yaitu dengan diterbangkan dari kelopaknya.
Benih itu akan terbang menuju tempat baru yang asing dan tumbuh-survive sendirian.

Rumput yang tidak diharapkan tumbuh, yang dihempas angin, yang diinjak.
Benih rumput yang ketika matang dilepas sendirian, diterbangkan jauh di tempat asing,
Tetap survive tetap hidup
Bagiku, ini simbol ketegaran dan semangat untuk hidup.
Sungguh, dibanding Mawar yang angkuh aku lebih suka dandelion.

Hurricane?
badai. iya hanya itu Badai.

Mengapa Dandelion Hurricane?
Karena aku ingin menebarkan semangat hidup seperti dandelion. tapi lebih dari sekadar menebarkan tapi menyebarkannya dengan badai.
Sehebat badai meluluhlantakan karang yang dilewati, setegar dandelion menjalani hidup

Inilah Dandelion Hurricane.

Lihazna on  Autumn Leaves, 17 desember 2012
I can stand even alone

Autumn Leaves Part 1

Teman bukan seseorang yang ada setiap saat bersama kita...
Tetapi orang yang menerima kita baik sedih maupun senang..
sekalipun kadang ada luka yang terselip bersama tawa
Sekalipun ada sedih menemani bahagia
Karena hidup terkadang pun seperti dua sisi mata uang.
yang akan selalu beriringan antara sisi negatif dan positif
Seperti magnet utara dan selatan
Tak mampu menyatu namun satu kesatuan

Satu - satunya teman yang setia bersama kita,
dimana pun,
Kapan pun,
Keadaan seperti apapun
hanya satu, Tuhan, Alloh, Rabb, Yang Merajai Langit dan Bumi
Yang Mengatur pergerakan Waktu
Dia yang selalu di samping kita ...

Lihazna on Autumn Leaves, 17 Desember 2012
Aku sudah terbiasa sendiri
Bukan masalah  berarti
jika aku sendiri lagi ^_^

Sabtu, 08 Desember 2012

Pelajaran dari Sebuah SMS


Cerita ini ku bagi ... 
Semoga mampu menjadi manfaat bagi semua ...

Aku memiliki teman jarak jauh yang belum pernah kutemui. Setiap hari dia mengirimkan sms minimal sehari 2 kali, pagi dan malam, berisi ucapan selamat. Selamat pagi, morning, Ohayou, dan ucapan - ucapan sejenis itu. Dan malamnya dia tidak lupa mengirimiku ucapan selamat malam dan semoga tidur nyenyak. Bayangkan sob, setiap hari kecuali dia tidak punya pulsa.

SETIAP HARI.

Jumat, 07 Desember 2012

apa mauku?

Terkadang manusia itu tidaklah bisa membaca keinginan dirinya sendiri
tidak memahami apa kemauannya sendiri

hanya meraba
Hanya mengira-ngira

Terkadang manusia itu berbicara hal yang berbeda dengan hatinya
mengatakan yang berlainan hanya untuk menutupi tapi gagal
hanya bisa membual
bukan untuk berbohong, tetapi hanya gagal membaca

apa yang aku mau?
apa yang aku rasa?
apa yang aku minta?
apa yang aku inginkan sebenarnya ?

Mencoba membaca mau hati
Mencoba meraba mau jiwa
mencoba mengerti
meski tak selembut yang ku rasa...

Kamis, 22 November 2012

Bila aku ...

Bila aku jatuh hati
Akan banyak maaf terucap, banyak lara terobati
Bila aku jatuh cinta
Banyak waktu ku untuk menunggu, banyak harap untuk percaya
Bila aku menjatuhkan pilihan,
Maka ada banyak bunga bermekaran

Namun...
Di saat detik dan nafas berlanjut ada satu kekosongan
Satu kehampaan
Akankah Kau cemburu Tuhan?

Jika waktuku untuk-Mu ku bagi?
Jika hati dan kamar jiwaku terbagi-bagi?

Ada satu tanya yang melintas ...
Akankah ini baik untukku retas?

Tidak..
Ku rasa tidak, cemburu-Mu lebih kutakuti
selintas rasa tak sepantasnya dibawa berlari
Selintas rindu tak sepantasnya diajak menapak

Hanya selintas untuk diretas?
terlalu baik untuk dibahas..

Bila aku ...
ada dalam rindu.

Lihazna, 2 November 2012
Tiba-tiba romantis setelah membaca novel romantis ^_^

Minggu, 11 November 2012

Hening - Bukankah kita teman? (2)


I know your favorite songs and you tell me about your dreams
I think I know where Your belong. I think I know it's with me

Can't you see that I'm the one who understands you?
Been here all along so why can't you see?
You belong with me
Alunan lagu yang mengalir dari radio usang di lantai atas kontrakan membuat tangan Kayla berhenti menyapu. Dia mematung cukup lama mendengar bait demi bait terlantun dengan suara khas Taylor Swiift. Lagu yang pernah membawa Swift menjadi nominasi untuk 3 Grammy Award 2010 itu mengingatkan Kayla tentang cerita masa SMA-nya. Cerita lama yang mengalun bersama lagu lama itu.

Jumat, 02 November 2012

Bukankah kita teman? (1)



“Lina, katanya kamu juara satu ya?” kata Pipit itu sambil tersenyum. Lesung pipitnya langsung mengundang siapapun untuk memandang. Dia duduk di bangku depanku. Anak manis dari keluarga priyayi. Tempat tinggalku masih kental dengan tradisi pengelompokan orang berdasar profesi dan keturunan.

Contoh saja Pipit, neneknya keturunan priyayi dan dia anak guru SMA sehingga teman – temannya yang lain harus memanggilnya Mba Pipit sekalipun kami seumuran atau lebih tua. Simple alasannya karena dia anak guru. Jadi kalau kau memanggilnya Pipit saja berarti kau tidak sopan.

“Iya, tapi masih kecamatan kok,” jawabku juga dengan senyum. Senyumku tidaklah semanis Pipit. Aku juga tidak manis dan cantik. Aku biasa saja. Tapi otakku bolehlah kau sebut sedikit mujur. Aku menjuarai Lomba IPA tingkat kecamatan, padahal aku tidak banyak menjawab pertanyaan, hanya diam, menghitung dan jika yakin barulah aku menjawab. Jadi sebenarnya juara satu itu sebuah keberuntungan kecil. Dan keberuntungan itu membawaku ke ajang yang lebih tinggi.

“Lomba Kabupatennya mulai kapan?” tanya Irah, teman sebangku Pipit. Irah sama denganku, dia anak orang biasa. Anak petani, anak buruh, anak kuli, anak pedagang tidak termasuk priyayi jika keturunannya juga keturunan orang biasa. Yang dianggap priyayi di tempat kami adalah pejabat desa, guru dan mereka yang masih keturunan kraton. Maka dari itu teman – teman hanya akan memanggil kami, sebatas nama saja. Lina. Heh Lina! Dan sejenis itu. Hanya nama saja tanpa embel – embel ‘Mba”.

“Katanya Bulan Agustus,” jawabku singkat seadanya.

Minggu, 23 September 2012

Interview Lihazna ttg Theme Blog

Beberapa saat yang lalu Owner blog Dandelion hurricane, Lihazna,  menyempatkan untuk membuat konferensi mini mengenai theme blognya yang baru - baru ini diganti. Apa pendapatnya tentang theme blog ?silakan disimak berikut ini :
^_^

? Mengapa sering ganti theme blog?
# karena merasa belum menemukan yang cocok. Sampai saat interview gadungan ini ditayangkan aku masih menggunakan theme blog downloadan yang free. aku belum memutuskan untuk membuat atau memasang theme rancangan sendiri. jadi belum ada yang pas saja sesuai theme sesungguhnya dari blog lihazna.

Sabtu, 22 September 2012

Hujan


"Rinai hujan basahi aku...temani sepi yang mengundang..."


Aku suka hujan. Suka memandang hujan. Hujan yang datang menumpahkan air langit secara perlahan. Suka memandang dari jendela. Suka memandang dari balik kaca. Atau menyentuh air yang menetes perlahan itu. Senang dengan suasana yang hangat, hujan membawa udara hangat untuk mencairkan air yang membeku di awan.
Aku suka hujan. Hujan yang lembut. Hujan yang basah. Menyejukan tanah yang kering. Baunya yang khas yang kata temanku bau tanah basah. Aku suka suasananya.
Aku rindu hujan…

Hujan…
Aku menantikan Hujan..

#aku ingin hujan tapi tidak mau banjir hehe ^_^

Senja Bersenandung


Senja bersanding..Burung berbisik, Pamit pulang
Terbang meyalang rendah berdendang
Terlukis sketsa mega membentang
nuansa malam melengkung lenggang

Selasa, 18 September 2012

Remah – Remah Kebenaran


Akhir - akhir ini dunia muslim digemparkn oleh insiden – insiden yang sebenarnya bukan hal  yang baru. Mulai dari film gila berbau politis berjudul Innocent of Muslim membuat gempar dunia hingga ada terbunuh. Lalu pemberitaan tanpa dasar, yang mengaitkan kasus teroris dengan ‘kegiatan ekstrakurikuler di masjid sekolah’. Teroris disamakan dengan Rohis?
Open our eyes!
Look at our circumstances !
Betapa banyak serangan bertubi – tubi memojokan kami. Teroris? Makhluk Bodoh?Apa lagi yang akan mereka sangkakan kepada kami?Apa yang salah dengan keyakinan kami? Apa yang salah dengan jilbab ini? Ini kebanggaan kami. Ini selimut pelindung kami.

Sabtu, 08 September 2012

Mirror of Personality

You are what You Think  [lihazna on the shining room]

Sobat muda pernah tidak berfikir bahwa diri kita itu bodoh, super bodoh?? Atau jahat?
Ehmm… mungkin pernah kali ya, tapi sobat muda tahu ngga sih ternyata nih, apa yang kita pikirkan akan menstimulasi diri kita untuk menjadi apa yang kita sugestikan.
this picture from 10perhari.blogspot.com

Maksudnya?

Kadang nih kita mikir kita tuh ga pantas masuk kampus A misalnya atau berfikir kita terlalu bodoh untuk jadi juara kelas. Naaahhh pikiran yang kaya gini nih yang perlu direnovasi sobat muda. Mengapa? Karena ketika kita berfikir kita terlalu bodoh, jahat atau ngga pantas, maka saat itu ada dua hal yang mungkin terjadi tanpa kita sadari.

Laron - Laron Kecil


Kita hanyalah laron-laron kecil,
Terbang mengais asa secuil
Kala malam tanpa bintang
Serasa jalan di ujung jurang
Kemana langkah mengarah tanpa arah
Bagai hidup tanpa darah.

Jumat, 07 September 2012

Sesederhana itu? simple di hati

"Semakin kuat menarik maka semakin lari kedekatan hati yang telah terpaut..." [lihazna on shining moon]

Sobat muda, manusia kadang mengikat erat perasaan. Ketika seseorang menyukai individu lain maka dia akan mengikat individu seerat mungkin seperti merantai anjing kecil agar tak lari. Mengikat seerat mungkin dengan harapan tidak akan berpaling pada yang lain. Menghadap sosok satu saja yaitu dirinya sendiri.

Tapi tahukan sobat muda?

Cinta pada hakikatnya adalah melepaskan dan mempersilakan. Bukan mengekang.
Semakin rela dia melepaskan dan mempersilakannya mencari kebahagiaan dan keberkahannya maka setulus itu pula perasaan yang tersalur dari diri kita. Bukan sebaliknya, mengekang membuat seseorang itu tidak mampu bernafas. Membuatnya merasak sesak, crowded dan boring dengan sikap over kita.
Ketika menyayangi maka biarkan dia bernafas bersama kita, bukan membuatnya mati bersama kita. Apalagi jika seseorang itu belumlah menjadi seseorang yang sah kita miliki.

Bukankah jodoh takkan lari kemana?
Lalu apa yang membuat kita mengekang sekuat itu?

Cemburu pada seseorang yang bukan hak kita juga merupakan wujud dari ketidaksanggupan kita memanagemen hati dan perasaan. Seringnya ini terjadi pada wanita, tapi tidak menutup kemungkinan terjadi pada pria. Cemburu itu tanda cinta laaahhh kalau yang dicemburui itu bukan milik kita berarti kita mencintai orang yang bukan milik kita? 

Cinta pada hakikatnya mempersilakan, bukan mengekang.
Kecuali jika memang satu sama lain bergandengan tangan dalam komitmen, maka konsistensi menjalankan komitmen itulah yang menentukan nilai dari ketulusan. komitmen tentang pernikahan, komitmen sah yang menyatukan satu dengan lainnya, bukan komitmen palsu dengan kedok cinta yang kebanyakan dibumbui dengan rayuan palsu.

Cinta tidak merampas dan menyakiti
Bukan cinta yang memaksa jalan yang ingin dia tempuh menjadi suatu kenyataan dengan mengabaikan komitmen, dengan menyakiti dan menghianati komitmen dan janji demi keinginan untuk memiliki.

Cinta cinta hanyalah perasaan biasa yang setara dengan  perasaan marah, benci, sakit. Cinta itu hanyalah rasa yang kita rasakan sama dengan rasa pahit,manis dan asam. yang membuatnya terlihat seolah istimewa bukanlah posisinya yang berada di puncak top klasemen, tetapi bagaimana kita memposisikan rasa itu sehingga tampak istimewa dan berbeda.
Pada pokoknya, cinta itu sama dengan rasa yang lain.
Sederhana dan mudah dimengerti
Manis dan pahit silih berganti
simple di hati, mudah dan tenang dalam memahami
sederhana bukan? 

#7 September 2012
Memahami kemacetan yang ruet --"
Love is simple

Rabu, 29 Agustus 2012

DIFFERENT IS NOT BAD, GUYS

"Tuhan menciptakan kita dalam sifat dan karakteristik yang berbeda agar kita mau mengenal, mengerti dan memahami. Dan dalam perbedaan itu kau akan menemukan persamaan. Jika kita mau memahami perbedaan maka akan mudah menerima persamaan yang ada." [lihazna on spirit]

Pernahkan sobat muda merasakan perlakuan yang berbeda dari seseorang?

Mungkin ada yang menjawab "Aku pernah." atau "Sering."

Beberapa bulan terakhir aku juga pernah merasa aku tidak berharga. Aku merasa seperti sampah yang tidak bisa diterima di suatu tempat. Sampah ini merasa ada yang aneh. " Apa yang salah denganku?"
"Apa aku berbuat sesuatu yang buruk? Buruk sekali hingga menyakiti seseorang?"

Puluhan kali ini terpikirkan. Apa yang membuatku 'dibedakan'?

Kemudian dhuhur ini aku menemukan suatu jawaban singkat yang membuatku mampu tersenyum kembali.  Benar jawabannya satu kalimat. Mengapa aku dibedakan? Karena aku memang berbeda.

Sobat sejak kecil kita telah terlahir berbeda dengan individu lainnya. Kita istimewa karena seidentik apapun kita dengan seseorang kita akan tetap terlahir berbeda. Serius. Anak kembarpun tidak memiliki sidik jari yang sama. Apalagi kita yang terlahir tidak kembar alias alone. Dan lingkungan, latar belakang keluarga dan sikap mereka dalam membesarkan kita akan membentuk kita pada individu yang semakin berbeda. Termasuk anak kembar yang didik bersama. Akan ada kebiasaan, sikap, sifat dan karakteristik yang membedakan satu sama lain. Apalagi  kita yang telahir berbeda (sendiri) dan dibesarkan di latar belakang yang berbeda.
Bukankah demikian?

Lalu mengapa ada sikap merasa aneh ketika seseorang memperlakukan kita berbeda dengan cara orang tersebut memperakukan orang lain?
Jawabannya memang karena kita memiliki  karakteristik yang berbeda.

Anda akan  bersikap berbeda ketika memperlakukan seseorang yang baru anda kenal 15 menit dengan orang yang anda kenal 15 tahun. Anda akan berbeda sikap ketika anda bersama orang yang sehobi dan yang tidak sehobi dengan anda.

Simple bukan? Yang selalu akan mencari titik yang sama. Satu lagi. Titik kenyamanan. Dan kenyamanan merupakan sisi subjektifitas yang dipengaruhi oleh perasaan
So, intinya perlakuan yang sama atau berbeda pada dasarnya akan bergantung dua hal tersebut.

Jika anda pernah merasa seperti saya, maka pertanyaan yang perlu anda tanyakan adalah bukan apa yang salah denganku? Melainkan bagaimana teman kita merasa cocok dan nyaman dengan kita?

Aku pernah membaca suatu artikel yang menuliskan perbedaan sikap yang Rosululloh  ketika berhadapan dengan orang yang berbeda - beda. Seperti topeng. Namun saya kurang senang dengan penyebutan topeng karena seolah kita menjadi diri dan pribadi yang berbeda - beda sehingga tidak menjadi diri kita sendiri. Saya lebih suka mengatakan teknik adaptasi karakteristik pada cara Rosululloh bersikap.

Beliau akan berlaku kebapakan ketika bersama Abu Bakar As Sidiq, bersikap tegas ketika bersama Umar bin Khatab. Berlaku sopan dan pemalu ketika bersama Utsman bin Affan dan menjadi pribadi yang cerdas dan berwawasan luas ketika berdiskusi dengan Ali bin Abi Tholib. Rasululloh merupakan satu individu yang apa adanya beliau memang demikian. Ini bukan berarti saat beliau dengan Abu Bakar beliau menjadi lembek dan tidak tegas, atau menjadi sosok yang hilang kebapakkannya ketika bersama Umar. BUKAN!
individu dengan banyak kepribadian. BUKAN!
Tetapi orang fleksibel yang mampu beradaptasi dengan berbagai karakteristik sehingga kehadiran beliau selalu nyaman dan diterima oleh banyak individu dengan tanpa kehilangan jati dirinya sendiri.

Perbedaan selalu ada, dan akan selalu membayangi kita tetapi jika kita selalu memikirkan segi 'beda'-nya terus menerus lalu kapan kita bisa bersatu teguh dalam ikatan dan jalinan yang utuh?
Dan jika kita memikirkan segi nyaman kita, mau sampai kapan kita akan egois? Memikirkan segi nyaman kita yang subjektif dan hanya menerima sisi yang menurut perasaan kita lebih mudah kita terima??

Dari sini kita bisa mengambil teladan dari sosok yang paling berpengaruh di dunia ini. Bahwa diterima di suatu tempat bukan kita mencari persamaannya saja. Tetapi menilik adanya perbedaan yang membuat kita akan mengenal  banyak karakteristik dan mulai mencoba mengerti  sehingga kita akan sampai pada titik kita akan memahami satu sama lain.

Jika terus saja merasa mendapat perlakuan berbeda dari teman kita, maka kenalilah teman kita lebih jauh . Karakteristik kita yang berbeda antara kita dengan orang lain mungkin yang membuat teman kita memperlakukan kita berbeda.  Anda dengan pribadi yang mandiri tidak mungkin akan diperlakukan manja oleh sobat anda. 
Jika tidak nyaman maka berusahalah berkaca pada diri kita sendiri. Sudahkan kita membuat teman kita nyaman sehingga kita menuntut perlakuan yang nyaman dari teman kita????

LIFE is beautifull. So untuk apa dibuat ruet dengan perasaan sampah seperti iri ingin disamakan. Pada dasarnya kita terlahir berbeda, dengan karakteristik yang berbeda maka tidak heran jika akan mendapat perlakuan yang berbeda dari sobat kita.
LIFE is never flat. So buat yang never flat itu menjadi lengkungan pelangi  yang indah di wajahmu. Different is not bad kok..

SALAM POSITIF ^_^

# semoga inti sarinya mengena. So Show must go on!!!

Oleh Solihatun Khasanah
H+7 idhul Fitri 1433H ,12:56 PM
Mencoba memahami perbedaan untuk menyatukan
" seperti batu bata, pasir dan semen :P"

Jumat, 13 Juli 2012

White Tulip Alone

Dandelion Hurricane

Dan Header Lihazna

Summer day

Fresh Grass

Dan Blur

Dandelion caption

Kamis, 12 Juli 2012

Slowly My Dream come TRUE


"Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu" -Arai



Masih jelas dalam bayangan saya ketika saya ditertawakan karena saya ingin diwisuda saat saya masih SD dahulu. Imposible bagi seorang anak gunung yang orang tuanya bekerja sebagai seorang buruh batu. yang tiap harinya bergantung pada banyaknya batu yang terbelah. Benar kata mereka orang tua kami tidaklah mampu membiayai hidup dirantau sebagai mahasiswa. tetapi ada satu hal yang terlupa oleh mereka.
Bahwa sesungguhnya Alloh selalu bersama kita, menemani dan mendengar setiap denyut harapan kita, baik doa buruk maupun baik semua terdengar, yang buruk pun terdengar maka apalagi mimpi dan doa kami (kakak dan saya), mengangkat orang tua kami yang selalu direndahkan karena latarbelakang pekerjaannya, statusnya. 
Maka apa yang salah jika kami bermimpi?
Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan?
Detik ini kami tersenyum dan semakin meyakini bahwa doa, mimpi dan harapan tidaklah salah dan sia - sia jika digantungkan pada Sang Pemilik semesta alam. Alloh,RObb yang Ar Rohman terhadap semua hamabnya yang mau merendah dan berdoa pada-Nya.
“Berdoalah kepadaKu, niscaya akan aku kabulkan”- 
adalah sebuah janji yang mutlak tidak mungkin diingkari oleh Allah Swt. 
karena sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji (QS. Ra’d: 31).

Jika kakak saya memiliki cerita lain yang mungkin akan lebih baik jika beliau menceritakannya sendiri,
maka saya pun memiliki cerita lain yang akan saya bagi...

Bermimpilah. awal tahun 2012 saya pernah mengikuti sebuah lomba di annida-online yang bercerita tentang mimpi kita ditahun ini. mimpi yang ingin digapai ditahun 2012 ini. dan saya pun menulis beberapa mimpi disana, baik yang mustahil, maupun yang mungkin terjadi, dari yang sederhana sampai yang rumit dan masih berkesan impossible.
sesungguhnya mimpi saya tidak sebatas itu. untuk targetnya ada 20 mimpi sesungguhnya dan 50% sudah mulai perlahan saya tapaki dan disupport oleh Alloh dengan hal luar biasa yang terjadi mengiringinya. 

PIMNAS
Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional
Ajang pertemuan seluruh mahasiswa Ilmiah seluruh Indonesia ini berlangsung setiap tahun. dan pelaksanaannya terjadi selama satu minggu di salah satu Universitas tuan rumah, jika tahun 2010 di Denpasar Bali tahun 2011 di Makasar Sulawesi Utara, maka tahun ini berlangsung di Universitas Muhammadiyah Jogjakarta.
Universitas yang digadang - gadang sebagai Universitas terbaik no 5 di Indonesia menjadi tempat berkumpulnya orang - orang hebat. Karena saya berada di PKM - Teknologi yang isinya membuat alat untuk diapllikasikan di masyarakat baik UMKM atau usaha masyarakat lainnya maka dapat terlihat jelas kehebatan dari para generasi bangsa.
Menyajikan hal - hal yang tidak pernah terpikir dengan logat bahasa yang asing ditelinga, dimulai dari melayu, sunda, medok dan masih banyak lagi. 

Bagi saya dulu itu mimpi, bagi saya ini sebatang harapan kosong yang entahlah mungkin hanya sebatas tulisan di atas kertas yang kutempelkan di dinding. namun kini sayaa berdiri didepan masjid K.H A.Dahlan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai salah satu delegasi dari Politeknik Negeri Semarang. Menyanyikan senandung rindu pada kebesaran-Nya yang Maha Agung.

Banyak hal yang terjadi di sini serasa bagai mengenang masa lalu, bayangan tidak asing yang sepertinya pernah terjadi puluhan tahun lali. dejavu- ya dejavu berkali - kali terjadi sejak saya menginjakkan kaki saya di tempat ini. hal ini membuat saya mengenang kembali ucapan salah satu Guru Fisika Saya Ibu Harini, ketika anda bermimpi dan berharap maka tutup matamu dan bayangkan itu terjadi padamu secara nyata. semakin nyaya bayanganmu maka semakin dekat jarakmu dengan mimpimu...
Bayangkan! Imagine that it's real in Ur Life


Kemudian pupuk harapanmu dan keyakinanmu bahwa Alloh mendengar doa kita. Namun doa saja tidaklah cukup. karena Alloh tidak akan merubah suatu kaum sebelum kaum tersebut mengubahnya sendiri (Ar Rad : 11)
Maka usahakan ! Bergerak! Berusaha! 
Lalu siram dan siram semua harapanmu seiring usaha yang kau lakukan... tunggu hingga pohon harapan itu tumbuh


Dan setelah harapan kau sampaikan, usaha telah kau kerahkan kembali kepada-Nya lah keputusan tertinggi. Apakah mimpi itu terbaik bagi kita atau tidak. Apakah kita siap memikul mimpi kita yang menjadi nyata atau tidak. Apakah waktunya telah tepat, bahwa ini memang cocok untuk kita.
Semua Alloh lah yang menentukan semua hasilnya. 
Karena sebesar apapun mimpi kita, seindah apapun mimpi kita, sesungguhnya rencana Alloh itu lebih indah.


Seperti halnya PIMNAS bagi saya,
dahulu ini mimpi yang hampir impossible ,Tahun pertama di Kampus saya tidak memiliki kesempatan ini. dan kini di tahun ke dua di Kampus, saya menemukan waktu saya. Lebih manis karena ini diberikan saat saya benar - benar membutuhkan penghiburan atas suatu hal yang menyebabkan saya merasa sedih.
Jika ini terjadi di tahun pertama mungkin akan ada kebahagiaan yang berlebih karena hal baik terjadi diwaktu bersamaan, mungkin saya akan lupa diri. 



Betapa Alloh telah memilihkan jalan untuk setiap mimpi kita. percayalah maka kau akan melihat keluar biasaannya.Just Believe that is the best for us.
Paling tidak kita pernah memiliki mimpi, sekalipun itu di simpan Alloh untuk waktu yang tepat.
This is my dream what about U??


12 Juli 2012
Lihazna Di atas Plaza Registrasi PIMNAS XXV
Di depan Masjid KH A Dahlan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta 
Dengan Laptop sewaan
^_^

Minggu, 03 Juni 2012

Right, This is me. so why??

Semarang, 3 Juni 2012 - Right. This is me. so why?
Ya memang begini adanya saya. Saya memang begini.Suka bicara, suka berpendapat dalam forum. saya tidak senang diam dan moderat dalam forum yang melibatkan kita untuk ambil bicara. kenapa? Eman - eman. tidak semua orang punya kesempatan hadir dalam majelis yang potensial seperti ini.
Ya memang begini adanya saya. saya gereget melihat suatu keganjalan. Kalau bukan kita yang mengkonfirmasi akan jadi apa? Bisa saja keganjalan ini menjadi momok masalah di waktu yang akan datang. why know?
Ya memang begini adanya saya. membaur dengan semuanya. campur dan hebring jika sudah asik kumpul. Ini kesempatan langka. Jika saya sakit apa dia, kenalan saya bisa saya temui?

Ya memang beginilah saya.
Kemarin memang saya terbelenggu karena opini yang menyebutkan saya demikian dan demikian. Tapi hari ini saya tahu. This is me. So whatever that you say, i don't care. Selama dalam agama saya ini diizinkan mengapa saya harus pusing?
Jika memang menghalangi anda, mengganggu anda, sampaikanlah dengan aksan. Maka ini akan membuat kita bersaudara karena kepedulian anda akan sikap saya. Tapi jika tidak, anda mematikan pendapat seseorang kawan.
Right this is me :)

Sabtu, 02 Juni 2012

Ngohat-Ngobrol curhat

Semarang, 2 Juni 2012 - Bulan ini, Hari ini, detik ini, aku baru sadar. Baru bangun dari tidur, baru membuka mata bahwa saat ini aku terjebak di tengah arus sungai yang deras. Seperti Sungai Serayu yang menembus kota Banyumas. Luarnya terlihat tenang mengalir namun jika kau mau menyelam lebih dalam, lihat betapa arus bawahnya bergitu deras.
Air yang mengalir di sungai ini terbentur bebatuan yang menjulang di tengah sungai. buih - buih menyembur melepaskan wujudnya. Batu-batuan tak hanya satu dua yang mampu kau hitung. Batunya ada banyak dan bermunculan dimana - mana,berjejalan memenuhi alur sungai.
Kemudian ada air terjun di ujung sungai. Air itu dijatuhkan begitu saja. terjun bebas menghantam batu dan air yang di bawahnya.

Mengertikah?
Bahwa aku adalah satu tetes dari air sungai yang mengalir itu. Sungai yang mengantarku mengalir saat ini adalah organisasi dakwah yang kuikuti, yang kupilih, yang kupertahankan.organisasi yang membuatku terperangah dengan segala keluarbiasaannya.
Keluarga. ya, yang membuatku memilih untuk bertahan selain iming - iming kasih dan sayang dari Sang Maha Pemurah juga ukhuwah, kekuargaan yang tidak akan mati selama dien Islam masih menjadi darah. sekalipun pahit manis ini menyerbu.
Sekalipun aku harus membungkam diri untuk tetap tenang.
Sekalipun aku harus membisukan diri untuk tetap diam.
Akankah aku mampu bertahan di arus sungai yang deras ini??
Akankah penguat ini kokoh mengikatku dan tak membiarkanku menguap menjadi uap?
Akankah aku sanggup bertahan??

Crosslink : click this link to open another story

Kamis, 24 Mei 2012

Writing writing and writing!


Jumpa lagi kanca muda, setelah sekian minggu terpasung dalam rutinitas dan membiarkan alasan klasik membelenggu imajinasi dan tangan ini untuk menulis, akhirnya kali ini Li hadir membawa postingan baru.

Tulisan, erat kaitannya dengan aktifitas menulis. Dan pelaku dari penulis disebut sebagai penulis. 
Tulisan, penulisan dan menulis selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari bloging. Tidak mungkin kan, bloging tanpa adanya tulisan untuk diposting? Dan untuk membuat sebuah tulisan penulis harus melakukan aktifitas menulis. Eits, kecuali buat para pecinta copas yang kadang yaaah bikin gondok penulis orisinil atau blog khusus gambar! Tapi sekalipun itu gambar tetap ada aktifitas menulis di sana, walau hanya 2 huruf, 3 kata atau sebatas judul. Tapi secara garis besar haluan bloging, jika anda ingin membuat entri maka anda harus menulis.

Ngobrol – ngobrol mengenai aktifitas menulis dan sekelumitnya, maka akan muncul berbagai pertanyaan mengenai bagaimana agar tulisan kita enak dibaca, bagaimana agar tulisan kita disukai oleh pembaca. Namun sesungguhnya ada pertanyaan yang lebih esensial yang layak untuk ditanyakan.