Minggu, 03 Juni 2012

Right, This is me. so why??

Semarang, 3 Juni 2012 - Right. This is me. so why?
Ya memang begini adanya saya. Saya memang begini.Suka bicara, suka berpendapat dalam forum. saya tidak senang diam dan moderat dalam forum yang melibatkan kita untuk ambil bicara. kenapa? Eman - eman. tidak semua orang punya kesempatan hadir dalam majelis yang potensial seperti ini.
Ya memang begini adanya saya. saya gereget melihat suatu keganjalan. Kalau bukan kita yang mengkonfirmasi akan jadi apa? Bisa saja keganjalan ini menjadi momok masalah di waktu yang akan datang. why know?
Ya memang begini adanya saya. membaur dengan semuanya. campur dan hebring jika sudah asik kumpul. Ini kesempatan langka. Jika saya sakit apa dia, kenalan saya bisa saya temui?

Ya memang beginilah saya.
Kemarin memang saya terbelenggu karena opini yang menyebutkan saya demikian dan demikian. Tapi hari ini saya tahu. This is me. So whatever that you say, i don't care. Selama dalam agama saya ini diizinkan mengapa saya harus pusing?
Jika memang menghalangi anda, mengganggu anda, sampaikanlah dengan aksan. Maka ini akan membuat kita bersaudara karena kepedulian anda akan sikap saya. Tapi jika tidak, anda mematikan pendapat seseorang kawan.
Right this is me :)

Sabtu, 02 Juni 2012

Ngohat-Ngobrol curhat

Semarang, 2 Juni 2012 - Bulan ini, Hari ini, detik ini, aku baru sadar. Baru bangun dari tidur, baru membuka mata bahwa saat ini aku terjebak di tengah arus sungai yang deras. Seperti Sungai Serayu yang menembus kota Banyumas. Luarnya terlihat tenang mengalir namun jika kau mau menyelam lebih dalam, lihat betapa arus bawahnya bergitu deras.
Air yang mengalir di sungai ini terbentur bebatuan yang menjulang di tengah sungai. buih - buih menyembur melepaskan wujudnya. Batu-batuan tak hanya satu dua yang mampu kau hitung. Batunya ada banyak dan bermunculan dimana - mana,berjejalan memenuhi alur sungai.
Kemudian ada air terjun di ujung sungai. Air itu dijatuhkan begitu saja. terjun bebas menghantam batu dan air yang di bawahnya.

Mengertikah?
Bahwa aku adalah satu tetes dari air sungai yang mengalir itu. Sungai yang mengantarku mengalir saat ini adalah organisasi dakwah yang kuikuti, yang kupilih, yang kupertahankan.organisasi yang membuatku terperangah dengan segala keluarbiasaannya.
Keluarga. ya, yang membuatku memilih untuk bertahan selain iming - iming kasih dan sayang dari Sang Maha Pemurah juga ukhuwah, kekuargaan yang tidak akan mati selama dien Islam masih menjadi darah. sekalipun pahit manis ini menyerbu.
Sekalipun aku harus membungkam diri untuk tetap tenang.
Sekalipun aku harus membisukan diri untuk tetap diam.
Akankah aku mampu bertahan di arus sungai yang deras ini??
Akankah penguat ini kokoh mengikatku dan tak membiarkanku menguap menjadi uap?
Akankah aku sanggup bertahan??

Crosslink : click this link to open another story