Jumat, 13 Juli 2012

White Tulip Alone

Dandelion Hurricane

Dan Header Lihazna

Summer day

Fresh Grass

Dan Blur

Dandelion caption

Kamis, 12 Juli 2012

Slowly My Dream come TRUE


"Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu" -Arai



Masih jelas dalam bayangan saya ketika saya ditertawakan karena saya ingin diwisuda saat saya masih SD dahulu. Imposible bagi seorang anak gunung yang orang tuanya bekerja sebagai seorang buruh batu. yang tiap harinya bergantung pada banyaknya batu yang terbelah. Benar kata mereka orang tua kami tidaklah mampu membiayai hidup dirantau sebagai mahasiswa. tetapi ada satu hal yang terlupa oleh mereka.
Bahwa sesungguhnya Alloh selalu bersama kita, menemani dan mendengar setiap denyut harapan kita, baik doa buruk maupun baik semua terdengar, yang buruk pun terdengar maka apalagi mimpi dan doa kami (kakak dan saya), mengangkat orang tua kami yang selalu direndahkan karena latarbelakang pekerjaannya, statusnya. 
Maka apa yang salah jika kami bermimpi?
Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan?
Detik ini kami tersenyum dan semakin meyakini bahwa doa, mimpi dan harapan tidaklah salah dan sia - sia jika digantungkan pada Sang Pemilik semesta alam. Alloh,RObb yang Ar Rohman terhadap semua hamabnya yang mau merendah dan berdoa pada-Nya.
“Berdoalah kepadaKu, niscaya akan aku kabulkan”- 
adalah sebuah janji yang mutlak tidak mungkin diingkari oleh Allah Swt. 
karena sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji (QS. Ra’d: 31).

Jika kakak saya memiliki cerita lain yang mungkin akan lebih baik jika beliau menceritakannya sendiri,
maka saya pun memiliki cerita lain yang akan saya bagi...

Bermimpilah. awal tahun 2012 saya pernah mengikuti sebuah lomba di annida-online yang bercerita tentang mimpi kita ditahun ini. mimpi yang ingin digapai ditahun 2012 ini. dan saya pun menulis beberapa mimpi disana, baik yang mustahil, maupun yang mungkin terjadi, dari yang sederhana sampai yang rumit dan masih berkesan impossible.
sesungguhnya mimpi saya tidak sebatas itu. untuk targetnya ada 20 mimpi sesungguhnya dan 50% sudah mulai perlahan saya tapaki dan disupport oleh Alloh dengan hal luar biasa yang terjadi mengiringinya. 

PIMNAS
Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional
Ajang pertemuan seluruh mahasiswa Ilmiah seluruh Indonesia ini berlangsung setiap tahun. dan pelaksanaannya terjadi selama satu minggu di salah satu Universitas tuan rumah, jika tahun 2010 di Denpasar Bali tahun 2011 di Makasar Sulawesi Utara, maka tahun ini berlangsung di Universitas Muhammadiyah Jogjakarta.
Universitas yang digadang - gadang sebagai Universitas terbaik no 5 di Indonesia menjadi tempat berkumpulnya orang - orang hebat. Karena saya berada di PKM - Teknologi yang isinya membuat alat untuk diapllikasikan di masyarakat baik UMKM atau usaha masyarakat lainnya maka dapat terlihat jelas kehebatan dari para generasi bangsa.
Menyajikan hal - hal yang tidak pernah terpikir dengan logat bahasa yang asing ditelinga, dimulai dari melayu, sunda, medok dan masih banyak lagi. 

Bagi saya dulu itu mimpi, bagi saya ini sebatang harapan kosong yang entahlah mungkin hanya sebatas tulisan di atas kertas yang kutempelkan di dinding. namun kini sayaa berdiri didepan masjid K.H A.Dahlan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai salah satu delegasi dari Politeknik Negeri Semarang. Menyanyikan senandung rindu pada kebesaran-Nya yang Maha Agung.

Banyak hal yang terjadi di sini serasa bagai mengenang masa lalu, bayangan tidak asing yang sepertinya pernah terjadi puluhan tahun lali. dejavu- ya dejavu berkali - kali terjadi sejak saya menginjakkan kaki saya di tempat ini. hal ini membuat saya mengenang kembali ucapan salah satu Guru Fisika Saya Ibu Harini, ketika anda bermimpi dan berharap maka tutup matamu dan bayangkan itu terjadi padamu secara nyata. semakin nyaya bayanganmu maka semakin dekat jarakmu dengan mimpimu...
Bayangkan! Imagine that it's real in Ur Life


Kemudian pupuk harapanmu dan keyakinanmu bahwa Alloh mendengar doa kita. Namun doa saja tidaklah cukup. karena Alloh tidak akan merubah suatu kaum sebelum kaum tersebut mengubahnya sendiri (Ar Rad : 11)
Maka usahakan ! Bergerak! Berusaha! 
Lalu siram dan siram semua harapanmu seiring usaha yang kau lakukan... tunggu hingga pohon harapan itu tumbuh


Dan setelah harapan kau sampaikan, usaha telah kau kerahkan kembali kepada-Nya lah keputusan tertinggi. Apakah mimpi itu terbaik bagi kita atau tidak. Apakah kita siap memikul mimpi kita yang menjadi nyata atau tidak. Apakah waktunya telah tepat, bahwa ini memang cocok untuk kita.
Semua Alloh lah yang menentukan semua hasilnya. 
Karena sebesar apapun mimpi kita, seindah apapun mimpi kita, sesungguhnya rencana Alloh itu lebih indah.


Seperti halnya PIMNAS bagi saya,
dahulu ini mimpi yang hampir impossible ,Tahun pertama di Kampus saya tidak memiliki kesempatan ini. dan kini di tahun ke dua di Kampus, saya menemukan waktu saya. Lebih manis karena ini diberikan saat saya benar - benar membutuhkan penghiburan atas suatu hal yang menyebabkan saya merasa sedih.
Jika ini terjadi di tahun pertama mungkin akan ada kebahagiaan yang berlebih karena hal baik terjadi diwaktu bersamaan, mungkin saya akan lupa diri. 



Betapa Alloh telah memilihkan jalan untuk setiap mimpi kita. percayalah maka kau akan melihat keluar biasaannya.Just Believe that is the best for us.
Paling tidak kita pernah memiliki mimpi, sekalipun itu di simpan Alloh untuk waktu yang tepat.
This is my dream what about U??


12 Juli 2012
Lihazna Di atas Plaza Registrasi PIMNAS XXV
Di depan Masjid KH A Dahlan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta 
Dengan Laptop sewaan
^_^