Selasa, 26 Februari 2013

Perjalanan merenda Shymphoni.

Perjalanan yang ku lalui itu hanya untuk mengembalikan shymphoni.

Anda pernah merasa bahwa ada bagian penting dari diri anda yang hilang?
Saya pernah.
Kemudian saya memutuskan untuk memulai perjalanan itu.
Dengan banyak pertentangan keluarga.

Senin, 25 Februari 2013

Titik ketaatan

bila separuh, sebongkah, atau sebuah hati yang utuh mulai menggeliat dan meradang
biarlah lukanya menyayat dan mengiris batas denyut jantung.
biarlah sakitnya menembus dinding arteri dan memecahkan pembuluh darah
memaksa menutup hati dan membuyarkannya semua yang tertata rapih
menutup telinga, menutup panggilannya sekalipun ingin mendengar
menutup mata, membutakan sesaat pandangan sekalipun nanar
menutup semua keinginan sekalipun meronta lirih
meradang, meronta, mengaduh dan merintih

biarkan semua berhenti pada titik ketaatan
Melompati segenap rasa suka dan benci
biarkan semua berhenti pada titik ketaatan
melompati bahagia dan lara yang silih berganti

Biarkan semua berhenti pada titik ketaatan
biarkan saja.
abaikan saja.


Ambigu

Mereka bilang itu 'tes'
Mereka bilang itu 'ujian'
Ambigu sekali.

Aku tidak tahu arahnya kemana
apa maksudnya
hanya bingung
hanya kosong

Jikalau tanyaku dapat dijawab.
Jikalau ada kesempatan menyampaikan

#HR consultation ...

Kamis, 21 Februari 2013

Bukan Orang beruntung

Langit di luar mendung.
Ada awan hitam
semendung langit hatiku (beuuuhhhh sok puitis bgt si)

-

Aku bukanlah orang yang beruntung itu.
Aku,
Aku hanya batas bawah, imajiner
unperfect.

Rabu, 20 Februari 2013

Badan Kami Emang Imut, masalah ?

Langit mendung diluar tak mampu menahan gelak tawa kami di mushola basement kantor. Senyum - senyum geli menceritakan setiap kejadian yang kami alami.

Alkisah, Suatu kali saya mendapat tugas ke luar kota, sebut saja Kota A. Di kota ini, client yang harus saya hubungi adalah Pak A yang berkantor di kantor cabang klien kota A. Datanglah saya agak siang sesuai kesepakatan yang saya buat dengan beliau sebelumnya via telpon. Sesampainya di Pos Satpam, mulailah sesi lucu ini dimulai :
S = "Mau cari siapa Neng?"
L = " Pak A nya ada?"
S = "Oo anaknya Pak A ya?? kok saya baru tahu Pak A punya anak perempuan setahu saya laki semua. "
L = "Bukan Pak, saya Lihazna dari Perusahaan xxx ada keperluan dengan Pak A.
S = "Ooo alah saya pikir si neng ini putrinya Pak A !"

Ruang Beku

Selamat Siang jakarta

Dari dinding balik kaca gelap, tampak bayang - bayangnya yang tengah berbicara menceritakan pangalaman dan pembelajaran selama mendapat kesempatan. Tampak ketegangan, tampak kegugupan dan kepasrahan. Ada harapan - harapan berjatuhan, berguguran seperti autumn di dalam akurium kering.
Seseorang berbisik, "Aku ingin ada orang yang menanyaiku, 'Do U want to join us?' "
Aku trenyuh.
Hari ini nampak batas tepi yang memnudar di langit waktu.
Hanya melihat banyak yang berharap pada tempat ini membuatku trenyuh.

"Presentasi Akhir."
Sekelebat bayang - bayang muncul di hadapanku. Ini apa? Tidak asing.
Seorang sahabat berkata " Kamu presentasinya yang pelan y? Biasanya kalao kamu gugup bicaramu cepat seperti kereta :3 "
Deg deg...
Sekelebat bayang-bayang muncul kembali. Ini juga tidak asing. Memang mirip dengan yang 'dia' sampaikan tapi tak begini rasanya.

Apa ini?
Semua yang terasa bukan asing dan seperti pernah terjadi.
Kenapa gejala itu muncul lagi?

Dejavu kah?

Senin, 18 Februari 2013

Attention

Suwungg suwung ...
Meh nyambung kok suwung ...

Mohon maaf saya sampaiakn kepada pembaca setia Dandelion hurricane...
Catatan yang hendak saya posting hari ini terpaksa di Hold sementara

Tunggu posting selanjutnya ya ^^

Minggu, 17 Februari 2013

Antara Tua dan Dewasa. Apa bedanya?

Selamat malam Jakarta.
Aku protes, karena langitmu selalu pelit untuk menampakan bintang.
Sahabat pena, selamat menikmati semilir angin malam. 

Usia. Satu kata banyak rupa. Satu kata menimbulkan banyak rasa.
Terpikir dalam benak saya mengenai 'usia'. Mengapa bertanya "Umurmu berapa?" itu dikatakan tidak sopan? Kemudian mengapa orang senang sekali ketika dia merasa dirinya paling muda? Bukankah, tua - muda seseorang adalah fakta, yang sejatinya mau kita muda atau tua adalah kenisbian yang tidak bisa dibanggakan?

Selasa, 12 Februari 2013

Perpisahan ibarat Senja

Dekireba kanashii omoi nante shitaku nai
Demo yattekuru deshou, oh
Sono toki egao de "YEAH HELLO MY FRIEND"
Nante sa ieta nara ii noni


......

Salam pena sahabat...
Mencoba membiaskan kisahku dalam kata...

Untuk setiap perpisahan yang kutemui,

Untuk setiap perjumpaan yang ku lalui 


Sahabat, apa makna perpisahan bagimu? Gelap? Hitam? Menyedihkan? Terkadang aku mengkorelasikan perpisahan seperti sebuah kematian. Yah, walau kadang orang langsung berteriak histeris dan berkata "GA BOLEH NGOMONG ITU!" Tapi, bagi ku kematian adalah perpisahan terspektakuler yang akan ditemui oleh setiap manusia. Percaya tidak percaya. Karena perpisahan ini bersifat default dan pasti adanya...



Minggu, 10 Februari 2013

Tanpa Alasan

Kimagure date Omou kana?
Mienai kono kimochi
Mune no oku de megutte iru
No way no answer
Yakkai na kanjou na no 
[No reason-YUI]

===============================
Sebuah prolog dari sebuah karya ....

Senin, 04 Februari 2013

Ingat Alloh. T_T

Bismillahirohmanirohiimm
Sebuah catatan

"Kamu harus kuat, Ingat Alloh."

Seperti petir menyambar - nyambar, seperti hujan yang mengguyur...Badai datang, dan topan menjemput... Sungguh, tangis itu pecah bukan karena apa - apa, hanya karena dua kata yang serasa menusuk. Menusuk hingga seolah memutus urat nadi arteri, asupan oksigen penyambung hidup. Pecahlah sudah bendungan yang tertahan dalam tawa. Pecahlah sudah risau yang tersumpal dalam senyum. Pecahlah sudah semuanya. mengalir deras seperti situ gintung yang menyapu Jakarta tempo dulu.. Aku tak sanggup menanggung ini sendiri lagi.. Robbii... aku lelah dengan ketidaknyamanan ini. aku ingin kembali,kembali pada diri ku sendiri... aku ingin kembali.

"aku ingin pulang, aku mau pulang wisma!! Aku tidak mau di sini. Aku mau pulang Semarang! atau kembali ke Ajibarang saja !! Aku mau pulang. Aku mau pulang!!!"

Sabtu, 02 Februari 2013

Aku baik - baik saja :)

Cek cek, cek cek, 
Suara saya bergaung suara saya bergaung...
cek cek, cek cek
Ehhhmmmm

Berbicara tentang gaung, teringat akan mata pelajaran yang membahas tentang gaung dan gema kala SD. Kala itu begitu mendengar ilmu itu, sorenya aku berlari menuju bukit terdekat dari rumah, mencari celah kosong dan berteriak, membedakan mana gaung, dan mana gema...

Pagi ini aku ingat akan gaung. Suaraku di masa lalu yang bergaung ke masa sekarang. Apa yang kuucapkan membias pada masa ini, betapa hati, perasaan, jiwa dan semua yang ada pada raga ini milik Alloh, dan mudah bagi-Nya membolak - balikkan sesuka-Nya agar kita belajar.

"Ya Illahi yang mudah membolak - balikkan hati, palingkanlah hati kami hanya lurus ke Jalan-Mu saja. Ke jalan yang selalu Kau ridhoi saja. Jaga langkah dan perjalanan kami, jangan biarkan kami terperosok dalam jurang nista yang hinakan."

Bismillahirohmanirohiim... 
Sahabat....
Seseorang pernah berkata, Jujurlah pada dirimu sendiri maka akan lebih mudah untuk belajar jujur pada orang lain. Ternyata jujur pada diri sendiri itu sulit. Mengakui kesalahan diri kita sendiri, mengakui apa yang ada pada diri kita untuk diri sendiri itu sulit, apalagi jika itu adalah bias dari hal yang pernah dikatakan. Apalagi untuk jujur pada orang lain.
Sahabat...
Sering seseorang berkata, "Aku baik - baik saja" namun sesungguhnya orang itu belum tentu sedang berkata jujur, dia dalam keadaan baik - baik saja. Bisa jadi dia sedang tidak jujur, dia dalam keadaan tidak baik, namun menguatkan dirinya sendiri dengan berkata bahwa dia baik - baik saja. Memotivasi dirinya. bahwa dia harus bisa baik - baik saja. kuat dan sanggup menerjang setiap badai dan topang yang menghalau..
Saudaraku, 
Tapi sadarkah kita bahwa sesungguhnya sekalipun dia berkata, "Aku baik - baik saja" dalam dirinya tertanam harapan ada seseorang yang berdiri di sampingnya dan berkata, "Kamu bohong, kamu tidak baik - baik saja." tertanam kebutuhan akan 'teman' yang mendengarkan. Terdapat ketergantungan untuk saling menguatkan. 
Bahwa dia tetap membutuhkan rengkuhan, rangkulan, pelukan kepedulian dari kita. perhatian kita bahwa kita ada untuk dia. sebesar apapun badai yang menerjang, kita ada untuknya. Bahwa memang berat di awalnya tapi masalahmu segera berlalu, semua ada jalannya, semua pasti bsia terlewati. Support ini. sungguh support ini yang sering sekali kita abaikan.

Karena manusia lebih sering berkata bias. Maka dengarkanlah hatinya, bukan hanya suaranya...

Manusia sering mengelak, sering mengalihkan, bukan karena apa - apa, fitrah manusia melindungi dirinya sendiri. Namun sekalipun demikian, dengarkan hatinya, dengarkan apa yg sesungguhnya dia butuhkan. Bukan sebagai pemakluman atas sebuah kebohongan, hanya menjelaskan betapa manusia sering berlagak kuat, kokoh dan hebat. Padahal dia lemah tergolek.

"Aku baik - baik saja"  makna pembiasan manusia
:)



gaung itu menerpaku pagi ini, 
betapa aku ingin dilindungi
tarikk aku dalam ikatan itu lagi, 
terlalu jauh berjalan membuatku terbawa arah dalam semu
---
Lihazna dalam pengalihan.
2 Februari 2013 , 12:01 PM