Kamis, 23 Mei 2013

Mampukah aku bertahan di sini?


Semarang, 2 Juni 2011 - Bulan ini, Hari ini, detik ini, aku baru sadar. Baru bangun dari tidur, baru membuka mata bahwa saat ini aku terjebak di tengah arus sungai yang deras. Seperti Sungai Serayu yang menembus kota Banyumas. Luarnya terlihat tenang mengalir namun jika kau mau menyelam lebih dalam, lihat betapa arus bawahnya bergitu deras.
Air yang mengalir di sungai ini terbentur bebatuan yang menjulang di tengah sungai. buih - buih menyembur melepaskan wujudnya. Batu-batuan tak hanya satu dua yang mampu kau hitung. Batunya ada banyak dan bermunculan dimana - mana,berjejalan memenuhi alur sungai.
Kemudian ada air terjun di ujung sungai. Air itu dijatuhkan begitu saja. terjun bebas menghantam batu dan air yang di bawahnya.

Aku ANOSMIA, Cukup untuk menjelaskan


Back up from ANOSMIA, Satu Kata Untuk Menjawab

-ANOSMIA-
Apa itu???
Awalnya aku pun sama. Menanyakan hal yang sama. Sebenarnya apa itu anosmia? Bahkan mendengar pun aku tak pernah, hingga suatu kesempatan aku menemukannya dalam direktori google.

Apa itu Anosmia?
Hasil yang ku temui adalah seperti ini
Sekitar 1 dari 5 orang mengalami gangguan dengan indra penciumannya. Namun hanya 1 dari 5.000 – 10.000 orang saja yang dilahirkan tanpa memiliki indera penciuman sama sekali. Para peneliti dari University of Dresden menemukan bahwa orang yang terlahir tanpa memiliki indera penciuman lebih berisiko mengalami depresi. Kemampuan untuk mengendus bau sangat bermanfaat. Bau dapat memberitahukan adanya kebocoran gas, juga untuk mengetahui bahwa susu atau daging sudah mulai basi, bisa juga untuk mengenali bau makanan kesukaan.

Selain itu ada pula dari website lain sebagai berikut :

Things to remember

  • Anosmia means loss of the sense of smell, while hyposmia means reduced smell sensitivity.
  • The olfactory neurons are able to recover or regenerate after injury.
  • Smell sensitivity decreases with advancing age.
Lalu untuk apa aku menayangkannya? Simple saja karena aku ingin menjawab pertanyaan orang – orang terhadap ku. Begini ceritanya :

Bahaya Syirik


Catatan Kawan Edisi 27 Maret 2012
Tema  : Bahaya Syirik
Resume From  : TSK (Team Sukses Kajian)


Yang dimaksud dengan syirik perbuatan ialah Kegiatan menyamakan Alloh dengan makhluknya. Sedangkan syirik ibadah ialah kegiatan dimana mengagung 0 agungkan selain Alloh seolah – olah sama kedudukannya dengan Alloh.
Bentuk syirik ada 7 macam yaitu sebagai berikut :
1. Menyembah Patung
2. Menyembah Matahari
3. Menyembah Jin/Malaikat
4. Menyembah Nabi
5. Menyembah Rahib/Kyai
6. Menyembah Toghut (Secara Bahasa berarti : Melampaui batas)
7. Menyembah Hawa Nafsu 

Mentadaburi Al Qur’an surat Al Qasas ayat 77



LIQO-23 Maret 2012


“Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Alloh kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Alloh tidak akan menyukai orang yang berbuat kerusakan,”

Dari ayat terebut di ketahui 4 seruan yaitu sebagai berikut :

Selasa, 14 Mei 2013

Nasihat Kopi


Kita tidak bisa menyamakan kopi dengan air tebu. Sesempurna apapun kopi yang kita buat, kopi tetaplah kopi, punya sisi yang tidak mungkin kamu sembunyikan - Dee - Filosopi kopi
Saya tertegun cukup lama ketika lagi-lagi ada yang membandingkan dan meng-compare satu individu dengan individu lain. Geli saja.  Bukankah setiap orang dilahirkan dengan sejuta keunikan yang menjadi ciri khas bagi satu diantaranya?

Contohnya saya, jika dibandingkan dengan para akhwat tentulah saya paling nyleneh. Paling slengean tanpa aturan. Paling tidak anggun, paling nakal, dan paling kontroversial, mungkin. Namun jika saya dibandingkan dengan nona - nona yang hobi ngluyur malam - malam atau minimalnya orang hobi dolan siang-siang, saya jauh dari mereka. (saya kan suka keder, bagaimana mungkin bisa ngluyur... -_- )

Jika saya dibandingkan mba - mba supel yang baik hati rajin menabung tidak sombong, juga sulit untuk bisa sekufu alias selevel, saya yang kaku dan mereka yang renyah tentu tak bisa dibandingkan.

Hei, everypeople has an uniq personality guys,

Saya yang sering showpub (show on public) dan mereka yang diam, dan lebih senang menyimak juga tak bisa diberi penilaian seenak menguleg sambel. Saya diminta menyimak tak peduli itu lurus atau bengkok jelas tidak bisa tahan diri. Mereka pun dipaksa always showpub juga pasti tidak akan mau dengan sejuta alasan menyurut minta undur diri ke belakang. Tapi kita bisa saling melengkapi.

Satu dan lain bisa menjadi pelengkap dan kontroling diri. Ketika mereka tak kuasa berbicara dan menyuarakan hati dan keinginan mereka kita bisa saling bergantung. Ketika saya terlalu banyak bicara dan kritis tidak peduli kondisi, mereka bisa mengikat sayap saya agar tidak terbang terlalu jauh dan kuat menahan diri.

Ini hanya sebatas contoh kecil. Kita itu unik kawan, biarlah seseorang menjadi diri mereka tanpa dipaksa menjadi apa semau kita. Keunikan ini yang mempertemukan satu dengan yang lain untuk saling melengkapi, saling memahami, saling menasihati dalam kepedulian.

Senin, 06 Mei 2013

Ada apa dengan cintaku?

Kamu tanpa aku tak akan menjadi masalah.
Namun aku tanpamu, akan jadi apa aku tanpamu?

Ada apa dengan cintaku?

***