Senin, 29 Juli 2013

Ramadhan, kami pura - pura rindu

Reblog lagi nih. Insya Allah cukup menampar.
Tulisan ini dibuat oleh 
Azhar Nurun Ala, Anggota BEM UI, Sekarang sedang menuntut ilmu di Jurusan Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Ramadhan kami  pura - pura rindu

Ramadhan, ternyata selama ini kami cuma pura-pura merindukanmu.
Sejak dua bulan lalu ketika kami panjatkan doa kepada Allah untuk disampaikan kepadamu, kami selalu bilang kami begitu merindukanmu. Ketika itu pula, kami selalu bilang kami tak sabar lagi untuk berjumpa denganmu—takut rasanya, bila ternyata umur ini membuat kami tak punya kesempatan untuk kita saling menyapa, saling mengisi, saling menyemangati. Akhirnya sampai juga hari ini, bahkan sudah separuh Ramadhan kami jalani.

Sabtu, 13 Juli 2013

Tentang Rindu

Bismillahirohmanirohiim
Ya Rasul Allah, Muhammad, mungkin kau tak mengenalku, maka perkenalkan, nama saya Solihatun Khasanah, nama yang bagus bukan? Saya muslim, saya lahir kurang lebih 14 abad setelah engkau menghembuskan nafas terakhir. Orang biasa menyebut dengan zaman akhir. Tapi, saya berharap ini bukanlah benar-benar akhir dari zaman, masih ada harap dalam diri saya, bahwa Islam akan gemilang seperti zamanmu, atau zaman para sahabatmu, suatu hari nanti.
Saya percaya sekalipun zaman ini, semua serba tidak jelas. Ya Rasul Allah, di zaman saat aku lahir, kebenaran serba ambigu. Tidak jelas. Benar salah berupa sama, berwajah sama. Bingung mana yang harus dipilih. Media sang pengabar, mengabarkan kabar yang kabur sesuai kepentingan. Sehingga kami yang tidak begitu berkepentingan merasa bingung mana kabar yang benar dan tidak kabur. Mana kebenaran yang di luar makna kepentingan. Mana kebenaran yang benar-benar ‘benar’ sebagaimana makna ‘benar’ yang sesungguhnya.

Minggu, 07 Juli 2013

Tentang Persahabatan Dan Hujan

Ceritakan kisah masa kecilmu, kisah yang paling kamu ingat sampai hari ini. Kisah yang sangat berkesan dan membuatmu selalu ingin kembali ke masa kecil tersebut.
Seperti apa masa kecilmu kawan?

Masa kecil saya bercerita tentang petualangan di sebuah desa di pedalaman Kabupaten Banyumas. Tepatnya di lereng Gunung Slamet. Orang – orang menyebutnya Desa Di Atas Awan, karena dia ada di atas bukit dengan jalan terjal mengisolasi, namanya Sambirata namun sungguh tak sinkron dengan namanya karena jalannya tidak ada yang rata.

Re-blog Tulisan : Jodoh dan Kualitas

Mungkin agak geli teman - teman membaca catatan macam ini di blog saya. Entahlah, saya juga tidak tahu motif saya apa sampai saya mereblog tulisan ini kemari. Mungkin karena pembaca saya di rumah blog ini lebih banyak ketimbang tumblr, sehingga potensial untuk tersebar, atau mungkin karena saya sudah kelamaan membiarkan blog ini berjamur? Entah.

Hanya ada sedikit harap semoga ini bermanfaat...

Tulisan ini dibuat oleh :
Kurniawan Gunadi
Product Design Student 2009, Faculty of Art and Design
Bandung Institute of Technology

Tulisan : Jodoh dan Kualitas 

Jodoh bukanlah tentang siapa dia, tapi bagaimana aku - nn
sumber gambar: kurniawan gunadi