Selasa, 17 September 2013

Friends Note : Manusia Beringin

Saya tidak pernah menyangka akan mengenal sosok yang seperti beringin. Berdiri kokoh, adem dan teduh. Inilah ilustrasi saya terhadap anda. Anda begitu memukau dengan kepribadian khas anda dalam menjalani kehidupan.

Introvert.
Kata ampuh ini cukup untuk menunjuk siapa diri anda. Anda selalu diam dengan menyimpan masalah anda sendiri dengan rapi. Selalu tersenyum dan menutupnya dalam diam. Diam. Entahlah, entah mengapa saya merasa anda selalu diam. Diam dengan rahasia anda sendiri.

Senin, 16 September 2013

Friends Note : Si Psikolog Agamis

Anda pernah berkata bahwa, " Diri kita istimewa ketika kita menjadi diri kita sendiri, hanya saja kita tidak menyadarinya."
 Mungkin ini yang menjadi landasan anda dalam menempatkan diri, anda maju sebagai pribadi anda yang unik. Membaur kemudian diterima ditengah - tengah komunitas. Meskipun pada awalnya anda lebih banyak diam dan duduk di pojok ruangan tanpa sapaan, namun lama - kelamaan anda mulai menyatu menjadi bagian yang memiliki corak tersendiri bersama kami.

Beberapa kali saya mengenal seseorang yang terkenal rese,songong dan aneh. Saya menyadari bahwa makhluk sejenis ini memang tersebar di permukaan bumi, dan luar biasanya, anda adalah salah satunya.     Kesukaan anda berkomentar sesukanya yang kadang membuat telinga gatal. Menyendiri dan  tidak mainstream.  Meskipun demikian, orang - orang tahu bahwa anda juga humble dan merakyat. 

Friends Note : Si Tukang Nolong

Buat saya anda bukan sekadar teman. Buat saya anda lebih dari sekadar teman semasa sekolah. Seperti hal yang sering saya sampaikan kepada banyak orang yg sepertinya tidak lelah bertanya, bagi saya, anda adalah saudara. Saudara tidak selalu bertemu dalam rahim, bukan? Kita berbeda rahim, berbeda latar belakang,tapi bagi saya anda saudara.

Mungkin, mungkin bagi anda , saya adalah orang lebay yang menyebalkan. Hobinya suka minta tolong, tapi kelewatan. Sikap aneh, tomboy kaga, cewe bukan. Suka marah - marah, galak, keterlaluan kalau kritik.

But, I know You know me better.

Minggu, 15 September 2013

Friends Note : Manusia Sibuk !

Suatu malam dalam suatu acara anda pernah berkata, "ketika pulang berhentilah dahulu sejenak di depan pintu, katakan bismillaahirrohmanirohiim dan buanglah penat dan sesak yang kau terima di luar, masuklah dengan senyum untuk menyambut adik - adik di dalam."

Dan dengan luar biasa, anda melakukannya!

Ara - Step in the past

Ini hanya sebatas cerita tentang Ara di masa lalu, katakanlah ini sebagai surat wasiat yang kami tinggalkan. Barangkali suatu masa ini dibutuhkan dan kami telah tak terjangkau tangan, maka kami tuliskan sebagai saksi apa yang kami ingat akan sebuah masa.

Step singkat tentang pergerakan naskah dalam redaksi.
  1. Pembuatan naskah dilakukan oleh reporter dan kontributor kemudian dikirim ke email redaksi (untuk mempermudah jangkauan akses)
  2. Jika naskah sudah masuk email redaksi, maka akan digodog oleh editor.
  3. Selesai digodok akan diemail langsung ke email/ fb/ kontak apapun yang dimiliki layouter. Pemimpin redaksi hanya memantau dan memastikan jalannya distribusi naskah antar anggota tidak macet. Semua bekerja sebagaimana jobdesk dan dalam koridor deadline yang disepakati.
  4. Penempatan naskah pada badan buletin dilakukan oleh layouter.
  5. Hasil dari layouter akan ditinjau ulang bersama sebelum masuk dapur percetakan
  6. Usai masa percetakan, distrbutor siap mengedarkan buletin ke penjuru kampus.

Kamis, 12 September 2013

Waktu, Blog dan Aku

Tugas akhir kadang memang bisa mendistorsi banyak hal, saya menyadari beberapa waktu ini. Seolah lagu Afgan mulai berdendang dan berdenging memaksa saya untuk setuju. Yap, Tugas Akhir, kau mengalihkan duniaku.

Sepanjang waktu phase pengerjaan, saya sempat vacuum quo dari blog ini.Membiarkannya mati suri, memenuhi blog ini dengan sulur - sulut liar dan ramat - ramat. Membayangkan tampilan blog ini menjadi lusuh dan kotor. Lama tidak menulis juga membuat saya gagap pena, belum lagi teguran Penguji TA yang membuat saya mengkerut agak lama dan berhenti sejenak untuk menulis. Seorang penulis diari (ya begitulah) ditegur karena EYD. Dalemmmm....

Pelipur Rindu

Di tengah  gegap gempita ini terselip kerinduan. Lama jua badan tak bersua menorehkan tanya. Apakah hidupmu baik? Apa mimpimu masih cemerlang seterang bintang?

Namun, hanya sebuah titik yang mampu kuukir menjadi saksi sepi. Pena ini buntu menyusun kata - kata itu untuk kusampaikan. Kamus tak mampu membantu pembendaharaan kataku yang kelu dan malu. Betapa nyaliku ciut. Urung ku tanyakan meski langit pun seolah ingin ku larung.

Senyap. Yang terlintas hanya harap. Semoga kau baik. Semoga mimpimu masih bebas bagai angin musim semi yang segar menginspirasi.  Semoga melodi-Nya masih mengalun di penghujung malam, meski dalam senyap.

Doa - doa kita bagai pelipur rindu. Dibatasi langit saling bertemu. Menyenandungkan doa - doa kebaikan. Sambung menyambung bagai tali, erat menyimpul tanpa menyakiti.

Rindu kita tak perlu sapa, cukup doa yang menawarkannya.


teruntuk sahabat,
Di atap wisma biru,  10 September 2013