Sabtu, 30 November 2013

Tetaplah bertahan... Aku mohon.


Nada-nada yang indah
S'lalu terurai darimu
Tangisan nakal bibirku
Tak 'kan jadi deritamu
----------------------------------------------------------
Bertahanlah, bertahanlah walau itu sulit..
Bertahanlah untuk tetap tegar seperti biasanya...
untuk tetap sehat dan  kuat.
Seperti dulu seperti pertama kali aku mengenalmu.
Bertahanlah...
Aku mohon, sekalipun aku kurang 'baik' sebagaimana kau berharap.
Tetaplah bertahan... paling tidak untuk anakmu yang lain..

Teruslah bertahan dengan rasa sakit masing - masing.
Jangan menyerah.
Aku pun demikian, kau pun demikian, kalian pun demikian.

Bertahanlah.........aku mohon, aku mohon...

Sabtu, 16 November 2013

Sejarah Penanggalan Hijriah

Nuansa tahun baru masih terasa, oleh karena itu yuk mari belajar memahami sejarah, menelisik sejarah bulan - bulan dalam kalender Hijriah. Yuuuk di simak.
--------------------------------------------------------------------------------

Sejarah Penanggalan Hijriah

MUHARRAM, konon kabarnya dulu sebelum Islam masuk di semenanjung arab, bulan ini di sepakati sebagai bulan yg diHARAMkan untuk berperang, sehingga dinamankan MUHARRAM. Tetapi pada masa tersebut penanggalan menggunakan kalender LUNISOLAR, yaitu penanggalan dengan acuan matahari. Dan bulan MUHARRAM dan biasa di sebut RA’S SANAH atau kepala tahun, bertepatan dengan berakhirnya musim panas. Yang pada masa itu bertepetan dengan bulan September
SYAFFAR, yang berarti Kuning karena Pada bulan Oktober (Pada masa itu) daun daun mulai menguning sehingga bulan ini dinamakan Syaffar.

Senin, 11 November 2013

Seperti matahari kepada bumi.

Matahari tidak pernah meninggalkan bumi sekalipun bumi tidak mampu melihatnya. Entah oleh mendung gelap atau hujan lebat. Sekalipun bumi tidak bisa merasakan kehadirannya dimalam hari. Matahari titipkan cintanya kepada Bulan. Memberi ruang kepada bumi agar bumi paham, bahwa ada atau tiadanya matahari, langit tetaplah menawan.
Matahari tidak pernah meninggalkan bumi, pada jarak yang sama bertahun-tahun. Matahari dan Bumi adalah dua hal yang memang berlainan. Terlalu dekat membuat keduanya akan saling meniadakan. Mungkin cukup seperti ini hubungan antara Matahari dan Bumi. TIdak untuk saling berdekatan namun dengan jarak yang cukup aman untuk saling mencintai.
Toh mencintai itu tidak selalu berarti harus berdekatan dan memiliki bukan? Tidak selalu berarti bahwa cinta itu harus bertemu dan bersatu. Cinta tanpa pertemuan? Bisa saja terjadi, seperti ketika saya mencintai orang dimasa depan yang bahkan belum pernah saya temui. Cinta yang diwujudkan dalam doa-doa dan perbaikan diri.
Matahari kepada Bumi pun demikian. Pada jaraknya yang aman, keduanya justru bersinergi. Cinta yang baik adalah cinta yang bisa membuat energi keduanya menjadi berlipat. Cinta yang meniadakan salah satu atau bahkan keduanya, itu bukan cinta. Sekalipun ia bilang katanya berkorban.
Cinta adalah ketika kamu merasa energi dan potensimu naik berlipat ganda ketika bersamanya. Dan cintamu membuat hal yang sama kepadanya, bukan justru meniadakannya. Atau jika kalian ternyata saling meniadakan meskipun kalian saling mencintai, lebih baik tidak perlu bersatu. Karena percayalah, bahwa segala sesuatu itu tidak selalu harus seperti yang kita inginkan dan pikirkan. Sekalipun kita memiliki rencana terbaik, percayalah bahwa rencana Allah jauh lebih baik.
Seperti matahari kepada bumi.

------------------------------
Aku reblog karena menurutku ini bagus. idealis, filosofis.

Selasa, 05 November 2013

Muara Rindu

Deru angin dan bisik hujan
terompet dan klakson bersautan
Gemerlap lampu dan semriwing bau flamboyan
Tiada lepas satu ingatan 
Melekat mengikat
Mengekang arogansi untuk menggeliat
menjejaki langkah, menapaki leliku jalanan
Menjerat segala upaya untuk beralih ingatan. 
Perbedaan antara kau dan aku
Duniamu dan duniaku,
Jalanmu dan jalanku,
bacaanmu dan bacaanku,
Bahasamu dan bahasaku,
Prinsipmu dan prinsipku
Kau tahu, semua itu semu.
Nyatanya hanyalah 'kehidupan baru'
Pembeda jarak dan pembeda waktu
Kau hidup merdeka dengan duniamu
dan aku hidup dalam ruang yang terkungkung rindu. 
Senjaku tanpamu
Senja tanpa serangga
Senja tanpa kunang yang menyala
Senja yang bermuara pada rindu. 
Rindu.
Rindu lampumu.
Jakarta, 5 November 2013
Lihazna, 

Sabtu, 02 November 2013

hard to explain, ambiguitos!

Siapa yang bilang kerja itu enak?
Bawa Sini!