Sabtu, 16 Mei 2015

Menemuimu di titik temu




------------------------------------------------------------------------------
Selamat bertemu sobat !
Ketika tulisan ini menjadi temu antara ragu dan rindu.

Ragu.
Menyadari bahwa mimpi - mimpi yang terlalu jauh dari bumi berpijak, rentan membuat sakit.
Menyadari bahwa nasihat baik terkadang pelik ketika yang menasihati hanya seonggok sampah yang tidak lebih dari seorang hypocrite.
Menyadari bahwa apalah kita hanya seseorang yang tidak berarti.
Menyadari bahwa kehadiran kita tidak tak ada yang menanti.

Rindu.
Rindu jemari saya yang menari.
Rindu menelusuri kedalaman hati.
Rindu berbagi agar tak terasa berat sendiri.
Rindu memilih diksi agar pesan ini sampai di hati.
Di dalam cinta ada tiga hal yang selalu tumbuh, Rindu. Senang. Lalu khawatir alias takut kehilangan -by Rindu
Berbahagianya seseorang yang dilarung cinta, merindui titik temu, membaur dalam senang, mendekat karna tak ingin dipisahkan.
Saya ingin menjadi bagian mereka yang teracuni cinta.
Saat saya merindui titik temu ini, ketika saya membaur dalam senangnya berproses, saat saya tak ingin menjauh lebih lama. Ketika saya takut saya tidak bisa menulis lagi.

Tidak ada alasan lain. Tidak ada .
Saya hanya ingin kembali mencintai apa yang sedari kecil saya cintai

Antara ragu dan rindu.
Bismillah.
Menemuimu di titik temu.


16 Mei 2015 
6 Bulan setelah hiatus

------------------------------------------------------------------------